PROFIL BUKU
Judul Buku : Pelayan yang Beriman
Penulis : Stephen Tong
Penerbit : Momentum
Tebal buku : 29 halaman
Kisaran Harga : Rp. 25.000 (sesuai harga Katalog Momentum 2024)
ULASAN BUKU :
Buku Serial Persekutuan Doa Momentum merupakan Buku Seri Khotbah Pdt. Stephen Tong dalam Persekutuan Doa Momentum yang mendoakan Penginjilan Sedunia sekitar tahun 1993. Hal ini dibukukan untuk memberikan pemahaman akan prinsip-prinsip pelayanan.
Pada series ini, Pak Tong memberikan hal prinsip yang menunjukkan tanda seorang hamba TUHAN itu sungguh-sungguh-sungguh beriman pada Allah berdasarkan teks dari Daniel 3:23, 28 – 29 khususnya dari kisah Sadrakh, Mesakh, dan Abednego. Melaluinya kita diajarkan bagaimana seorang hamba TUHAN atau orang yang sedang melayani TUHAN itu harusnya memiliki Iman kepada TUHAN dan menyatakan Imannya kepada TUHAN terhadap orang-orang yang belum percaya dan atau tidak percaya kepada TUHAN.
Melalui buku ini, kita tidak hanya sekedar diajak percaya hanya kepada TUHAN, yang sifatnya sudah jelas diketahui oleh orang yang menjadi Kristen, melainkan bagaimana prinsip-prinsip lainnya yang mendukung dan menandai seorang Pelayan TUHAN yang beriman pun juga diajarkan dan ditekankan. Sehingga buku ini bukan buku yang membahas hal sederhana yang diketahui dan sudah dimiliki oleh orang yang sudah beribadah dan melayani. Melainkan menunjukkan sikap-sikap yang sifatnya prinsip, yang tentu akan menunjukkan, dengan tepat dan terukur, seseorang yang beriman kepada Allah.
Di dalamnya, kita dijelaskan secara ringkas nan padat, bagaimana seorang hamba TUHAN yang beriman itu harus siap meresikokan diri, pasti akan rela berkorban untuk TUHAN, konsisten dengan prinsip dan perintah serta arahan TUHAN. Atau bisa dibilang, seorang hamba TUHAN itu, meskipun diancam sedemikian rupa, kalau benar-benar melayani TUHAN, akan tetap melayani TUHAN dan tidak akan berubah, selama itu perintah dari TUHAN. Meskipun diancam akan kematian, mereka tidak akan mundur daripada pelayanan atau mereka akan setia kepada TUHAN. Kemudian, Sembari menjelaskan dengan penjelasan Alkitabiah, Pak Tong memberikan studi-studi kasus pada dunia pelayanan. Sehingga ketika menghadapi kasus-kasus yang sama, meski beda bentuk sekalipun, kita dapat mengetahui bagaimana sikap kita sebagai hamba atau pelayan TUHAN yang melayani TUHAN.
Buku ini juga tidak lupa menyoroti kunci dan objek yang menjadi kekuatan daripada para pelayan TUHAN yang beriman. Dijelaskan bahwa para hamba TUHAN yang beriman dan setia ini adalah orang-orang yang menyadari kesadaran adanya Pemeliharaan TUHAN. Konsep ini sendiri merupakan konsep yang diangkat dari pemahaman akan pemeliharaan TUHAN yang mengangkat pernyataan iconic daripada Sadrakh, Mesakh, dan Abednego ketika diancam dengan hukuman mati dan penyiksaan daripada Nebukadnezar yang tidak gentar, tetap menyembah kepada Allah, dan tidak goyah iman, sekalipun kematian dan penderitaan menanti mereka. Karena mereka mengenal Allah mereka adalah Allah yang pasti akan memelihara mereka yang mengikut dan menyembah Dia.
Dari sini, Peresensi menyadari bahwa pelajaran penting yang menjadi berkat dan ternyata begitu mendasar sering diabaikan, padahal membuat banyak Pelayan TUHAN itu setia beriman kepada TUHAn adalah pentingnya punya pengenalan akan TUHAN. Tanpa pengenalan akan TUHAN yang benar, maka pelayanan kita dapat mengarah ke arah yang salah atau bahkan berhenti begitu saja. Tidak sedikit orang, kurang memahami panggilaan TUHAN dalam hidupnya dan siapa yang memanggil dirinya melayani, sehingga meninggalkan pelayanan atau panggilan TUHAN dalam hidupnya. Hal ini sebenarnya juga ada peran atau faktor daripada pengajaran doktrin yang tidak beres yang ada di sekitar lingkungan pembelajaran dan pendidikan rohaninya. Oleh sebab itu, ada kutipan kalimat yang sekilas terlihat tidak menyambung dengan tema utama, namun jika kita benar-benar membaca dari awal sampai akhir, maka kita bisa mengaminkan dan sungguh-sungguh mengusahakannya, demi calon Pelayan TUHAN nanti, dapat memiliki kekuatan Iman. Kutipan tersebut berbunyi :
“Kita perlu mengoreksi kerusakan-kerusakan Kekristenan yang tidak habis-habisnya pada zaman ini. Kita perlu ketaatan dalam mempelajari Firman TUHAN, Siang dan malam memikirkan rencana Allah, dan ketepatan metode penafsiran Alkitab yang sejati, serta kembali kepada ajaran-ajaran yang ketat? “
Menurut Peresensi, buku ini sangat cocok dibaca oleh orang-orang yang melayani dan bahkan petobat baru sekalipun. Dan buku sederhana ini juga cocok untuk seorang mahasiswa Teologi yang akan memulai pelayanan praktek dan atau akan memulai pelayanan usai lulus daripada Sekolah Teologi. Buku ini pasti akan menjadi bekal yang meneguhkan perjalanan pelayanan ke depannya.
Kelebihan dari buku ini adalah ditulis atau diambil dari khotbah yang dibawakan oleh hamba TUHAN yang berpengalaman dan menunjukkan teladan terlebih dahulu, serta pengalaman yang benar-benar merasakan dan mengalami sendiri.
Kekurangan dari buku ini adalah masih terasa kurang contoh-contoh atau dalam artian bukannya tidak ada, melainkan masih perlu ditambah lagi pembahasan. Mungkin alangkah baiknya, jika penerbit berkenan bisa menambahkan pengertian-pengertian lebih limpah dari sudut pandang yang menuliskan khotbah-khotbah ini.
(DIM)
*Saran dan Masukan bisa diberikan kepada nomor berikut : +62 853 6739 4230 (Sekretariat MRII Jambi)
